Tentusaja perubahan budaya ini ada sebagian yang menerima dengan baik dan ada juga yang menolak. Bagi petani desa, terkendala oleh biaya akan menolak cara ini. karena mesin yang digunakan pun harganya mahal. Namun sebagian yang punya uang, lebih memilih cara ini karena lebih cepat proses kerjanya. 2. Contoh perubahan sosial budaya yang
Sistemreligi atau keagamaan inilah yang menjadi unsur kebudayaan universal yang paling sulit mengalami perubahan. Hal ini disebabkan karena sistem religi atau keagamaan ini biasanya sudah melekat sejak dini. Dan sudah dilakukan secara turun temurun sehingga membuat sistem religi atau keagamaan ini menjadi sulit untuk berubah.
unsurkebudayaan yang universal dan tata urutan penyebutannya pun dengan sengaja diurutkan berdasarkan unsur yang paling sulit berubah atau terpengaruh dengan kebudayaan lain. Adapun unsur-unsur tersebut sebagaimana telah dijabarkan oleh Ratna (2011:395-396), yakni (a) sistem religi dan upacara keagamaan, berbagai bentuk pengalaman
Unsurunsur kebudayaan sering disebut unsur kultural universal yang terdiri dari: sistem peralatan hidup, mata pencaharian, religi, pengetahuan, organisasi sosial, kesenian, dan bahasa. Baik budaya maupun kebudayaan, keduanya akan dibahas secara komprehensif pada artikel ini. Wujud Kebudayaan dalam Unsur-Unsur Budaya
Pengertiandan Bentuk-Bentuk Perubahan Sosial Budaya. Masyarakat merupakan kelompok individu yang dinamis. Banyak faktor yang dapat mendorong terjadinya perubahan pada masyarakat, baik itu ideologi, kebijakan pemerintah, maupun gerakan massal. Perubahan yang berdampak pada interaksi sosial, normal, dan unsur kebudayaan dikenal dengan istilah
Motivasisangat krusial dalam belajar dan pembelajaran. pada hal, motivasi belajar tersebut juga dipengaruhi oleh banyak unsur antara lain: cita-cita aspirasi penubelajar, kemampuan pembelajar, kondisi pembelajar, kondisi lingkungan belajar, unsur-unsur dinamis belajar. Pembelajaran dan upaya-upaya guru dalam membelajarkan pembelajar.
32 Adanya aktivitas manusia yang berhubungan dengan kepercayaan atau religi merupakan salah satu unsur kebudayaan yang cenderung tidak berubah atau bertahan. Tidak berubahnya unsur budaya tersebut lebih dikarenakan. A. bersangkut paut dengan Tuhan YME B. bersifat abstrak dan tidak terjamah oleh nalar manusia
Unsurunsur kebudayaan adalah salah satu cara untuk memahami budaya atau kebudayaan. Karena dengan mengetahui unsur-unsurnya, paling tidak kita akan mendapatkan gambaran tentang kebudayaan secara lebih baik. Unsur-unsur kebudayaan meliputi semua kebudayaan manapun di dunia, baik yang kecil, bersahaja dan terisolasi maupun yang besar, kompleks dan dengan jaringan hubungan yang luas.Urutan unsur
ataukegagalan sebuah perusahaan yang bersumber dari budaya organisasi yang mereka terapkan. Google adalah salah satu contoh perusahaan yang sukses karena menerapkan budaya yang adaptif di organisasi mereka. Contoh seperti ini mestinya bisa ditiru oleh perusahaan lainnya, untuk bisa bertahan dalam lingkungan yang terus mengalami perubahan dan
Budayadapat disampaikan dari orang ke orang, dari kelompok ke kelompok, dan dari generasi ke generasi. Budaya bersifat selektif, merepresentasikan pola-pola perilaku pengalaman manusia yang jumlahnya terbatas. Budaya bersifat dinamis, suatu sistem yang terus berubah sepanjang waktu. Berbagai unsur budaya saling berkaitan.
nzxpgRF. Suatu budaya memiliki sifat kompleks, abstrak, dan menyeluruh. Aspek budaya dapat menentukan perilaku individu yang komunikatif, dan berimplikasi pada kegiatan individu dalam lingkungan sosial. Budaya merupakan cara hidup yang dimiliki oleh pengertian kelompok sosial dan keberadaannya diwariskan dari generasi ke generasi. Pembahasan lebih lanjut pada artikel ini unsur budaya secara universal umum dan contohnya. BudayaPengertianBudayaMenurut Para AhliUnsur Budaya Universal UmumSistem Religi Sistem KepercayaanSistem PengetahuanSitem Teknik dan Teknologi kemajuan teknologi mutakhirSistem Kemasyarakatan sistem sosial atau kekerabatanSistem EkonomiSistem Politik Pengaruh kekuasaanBahasaKesenianKeluargaOrganisasi kekuasaanSistem normaMedia KomunikasiProfesiAdat IstiadatAsal usul, Sejarah, MitosSebarkan iniPosting terkait Pengertian budaya adalah hasil dari proses dan penciptaan batin serta akal budi manusia yang berwujud ada istiadat, kesenian, maupun kepercayaan. Hal ini mengindikasikan bahwa budaya adalah akal, atau artinya adalah segala daya, kemampuan, dan kegiatan untuk mengolah, bahkan mengubah dan memanfaatkan alam lingkungan. PengertianBudayaMenurut Para Ahli Adapun pengertian budaya menurut para ahli adalah sebagai berikut Koentjaraningrat, Budaya merupakan keseluruhan sistem gagasan, tindakan dan hasil karya manusia yang dijadikan milik diri manusia dengan belajar dalam rangka kehidupan dalam setiap pengertian masyarakat. Clifford Geetz, Budaya merupakan sebuah sistem mencakup konsep-konsep yang di turun temurunkan secara simbolik yaitu dengan cara berkomunikasi, melestarikan, dan juga mengembangkan pengetahuan dan sikap. B Taylor, Kebudayaan digambarkan sebagai keseluruhan kompleks, dimana dalam suatu kebudayaan selalu terselip ragam ilmu pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, bakat istimewa, serta kebiasaan yang didapat oleh manusia sebagai bagian dari masyarakat. Linton, Budaya menurut Linton, merupakan keseluruhan pola perilaku, pengetahuan dan sikap manusia. Keseluruhan tersebut kemudian menjadi kebiasaan yang keberadaannya diwariskan dan dimiliki oleh kelompok masyarakat. Effat Al-Syarqawi, Budaya merupakan sejarah dari suatu kelompok masyarakat tertentu. Di dalamnya terdapat berbagai nilai yang mengandung makna dan tujuan bersifat religi. Selo Soemardjan, Budaya merupakan sebuah hasil karya, cipta, dan rasa masyarakat. Unsur Budaya Universal Umum Adapun unsur budaya secara umum beserta contohnya adalah sebagai berikut Sistem Religi Sistem Kepercayaan Unsur ini merupakan unsur yang sangat penting bagi manusia, karena terkadang manusia mempunya masalah kehidupan yang sangat begitu sulit untuk dihadapi sehingga tidak bisa masuk akal. Contohnya dalam hal ini misalnya saja Agama Islam melaksanakan ibadahnya di Masjid, Agama Hindu melaksanakan ibadahnya di Pura, Agama Kristen dan Katolik rutin melaksanakan ibadnya di Gereja. Sistem Pengetahuan Sistem pengetahuan memiliki fungsi sebagai bentuk pemenuhan rasa ingin tahu manusia terhadap ilmu pengetahuan. Manusia dapat memenuhi kebutuhan hidup melalui sistem pengetahuan. Contohnya yang terkait sistem pengetahuan seperti keberadaan Lembaga Pendidikan mulai dari Taman Kanak-kanan, Sekolah Dasar, Menengah, sampai institusi Perguruan Tinggi menunjang segala kemampuan berpikir dan bernalar. Sitem Teknik dan Teknologi kemajuan teknologi mutakhir Teknologi yang digambarkan sebagai unsur kebudayaan ialah bagaimana teknologi berevolusi di mulai dari teknologi tradisional sampai teknologi modern yang berkembang beriringan dengan perkembangan budaya sepanjang zaman. Contohnya dalam hal ini misalnya saja Rumah sebagai tempat berlindung manusia terus mengalami evolusi daei zaman ke zaman karena sistem teknologi yang semakin maju. Mulai dari evolusi bahan-bahan pembentuk rumah sampai pada tenaga kerjanya yang dilakukan oleh teknologi mutakhir masa kini. Sistem Kemasyarakatan sistem sosial atau kekerabatan Dalam kehidupan masyarakat, sistem pengertian sosial budaya dan kekerabatan hidup sebagai bentuk aturan yang mau tidak mau harus diikuti karena memegang teguh nilai-nilai kemasyarakatan. Contohnya dalam hal ini misalnya saja sistem kemasyarakatan bekerja di Indonesia, ialah sistem patriarki yang masih terus berkembang dan langgeng di tataran paling inti yaitu fungsi keluarga. Sistem Ekonomi Macam sistem ekonomi di Indonesia dan dunia dalam kebudayaan diartikan sebagai perkembangan secara bertahap bagaimana cara bertahan hidup manusia terus berevolusi dari yang paling tradisional hingga pada tahap yang paling modern saat ini. Contohnya manusia berburu dan meramu, beternak, bercocok tanam di ladang, memanfaatkan setiap kesempatan kerja, ikut menjaga keteraturan ekonomi nasional dengan berwirausaha, bersaing dengan sehat, sampai berpartisipasi dengan lingkup sistem ekonomi dunia dengan lembaga-lembaga terkait. Sistem Politik Pengaruh kekuasaan Sistem dalam pengertian lembaga politik menjadi satu unsur budaya yang telah berkembang sejak zaman dahulu. Pada era Yunani, sistem politik telah menjadi suatu budaya yang memiliki pengaruh besar bagi kehidupan. Contohnya dalam hal ini misalnya saja buta yang paling buruk ialah buta politik. Pengertian budaya politik ada di saat manusia pertama kali dilahirkan, politik sudah terjadi lewat tangisan pertama seorang bayi. Terjadi politik di sana, terjadi pengaruh, terjadi sistem kuasa. Bahasa Bahasa adalah suatu unsur kebudayaan yang digunakan untuk adalah sistem perlambangan manusia yang dilakukan secara lisan ataupun tulisan. Contohnya dalam hal ini misalnya saja masyarakat yang memiliki ras yang sama belum tentu mempunyai bahasa yang sama, misalkan orang Thailand dan orang Sunda mereka memiliki kesamaan ras yaitu ras Paleo-Mongoloid, akan tetapi memiliki bahasa yang berbeda. Kesenian Unsur kebudayaan lainnya berada pada hal-hal terkait seni. Kesenian diartikan sebagai suatu ekspresi akan keindahan yang turut berkembang beriringan dengan zaman, dalam karya seni biasanya tersirat pesan-pesan yang ingin disampaikan. Contohnya yang ada dalam pemujaan kepada Dewa, biasanya diiringin dengan musik yang indah disertai dengan tarian-tarian sakral. Musik dan tarian merupakan contoh dari unsur kesenian. Keluarga Pengertian lembaga keluarga menjadi satu unsur budaya yang penting karena keluarga merupakan satuan terkecil dalam masyarakat. Semua dimulai di dalam keluarga. Keluarga menjadi cerminan bagaimana karakter, perilaku, watak setiap individu terbentuk. Contohnya dalam hal ini sebuah keluarga yang memiliki karakter primordial akan memengaruhi karakter keturunannya. Sedangkankeluarga yang modern, akan memengaruhi pola asuh terhadap anak, memengaruhi cara pandang melihat dunia. Organisasi kekuasaan Organisasi menjadi satu bentuk adanya instusionalisasi budaya di era ini, yang mana di dalam suatu organisasi tidak akan terlepas dari perihal kekuasaan. Contohnya dalam hal ini kuasa seorang pimpinan suatu organisasi akan berbeda dengan wewenang yang dimiliki seorang bawahan, adanya kedudukan sebagai pimpinan juga menambah tanggung jawab dan lahirnya budaya kepemimpinan di dalam suatu organisasi. Sistem norma Sistem dalam peranan nilai dan norma sosial berkaitan erat dengan bagaimana nilai-nilai yang dijunjung dalam masyarakat juga dianggap sebagai sebuah unsur pembentuk kebudayaan. Contohnya konstruksi terahadap sesuatu dapat bertahan bersamaan dengan nilai-nilai yang dianggap baik atau buruk oleh suatu lingkungan. Seperti sampai saat ini, perempuan yang pulang larut malam akan dianggap kurang baik karena tidak berkenaan dengan nilai dan konstruksi dalam masyarakat. Media Komunikasi Media komunikasi menjadi satu bagian dari unsur kebudayaan karena keterlibatan perkembangannya yang sangat pesat memengaruhi sistem kerja di setiap lini kehidupan. Contohnya saja seperti Internet, sosial media, kanal-kanal online dapat membantu perkembangan budaya dengan sangat cepat, berkembang tanpa batas. Profesi Saat ini profesi mengalami perkembangan signifikan beriringan dengan kemajuan unsur-unsur budaya lainnya. Profesi menjadi satu simbol tersendiri yang mencerminkan perilaku setiap individu. Contohnya saja profesi impian tidak lagi hanya bergantung pada lapak kantor atau seragam pegawai, individu kontemporer lahir dengan pemikiran menyebarkan jasa sebagai seorang Influencer, Content Creator, Selebgram, bahkan sampai Gamer. Adat Istiadat Pengertian adat istiadat ada dan masih bertahan untuk menyeimbangkan perkembangan budaya. Kebiasaan-kebiasaan baik dan unik yang berkembang di masyarakat akan menjadi sebuah kekuatan sosial. Contohnya saja seperti bagaimana Bali sebagai salah satu destinasi wisata dunia, dengan segala bentuk budaya asing yang turut masuk dan memenuhi Bali, tidak pernah memadamkan kebiasaan-kebiasaan adat istiadat yang telah mengakar sejak dulu di Bali. Sebaliknya adat isitiadat ini menjadi kekuatan bagi pemeluknya. Asal usul, Sejarah, Mitos Keberadaan semua unsur budaya tidak akan terlepas dari kehadiran sejarah, pengenalan asal usulnya di masyarakat, dan mitos-mitos yang berkembang bersamanya. Contohnya saja adanya museum, lembaga-lembaga penelitian sosial humaniora, mengembangkan asal-usul, sejarah, dan mitos menjadi kebudayaan yang layak dipelajari dan diketahui oleh masyarakat luas. Demikianlah penjelasan mengenai unsur budaya secara universal dan contohnya. Semoga dengan adanya tulisan ini bisa menambah wawasan, juga menambah pengetahuan bagi segenap pembaca yang sedang mendalami serta mencari referensi mengenai budaya’. Terima kasih.
Ilustrasi unsur-unsur budaya universal. Foto merupakan segala sesuatu yang tercipta dari aktivitas dan budi manusia. Budaya bersifat universal karena unsur-unsur dari budaya dapat ditemukan pada kebudayaan seluruh bangsa di Koentjaraningrat dalam buku Kebudayaan, Mentalitas, dan Pembangunan, unsur-unsur budaya universal terdiri dari tujuh bagian, yaitu sistem bahasa, sistem pengetahuan, sistem sosial, sistem peralatan hidup dan teknologi, sistem mata pencarian, sistem religi, dan kamu lebih memahami unsur-unsur budaya universal tersebut, simak paparannya masing-masing di bawah Budaya UniversalMenyadur buku Ilmu Alamiah Dasar, Ilmu Sosial Dasar, Ilmu Budaya Dasar oleh Tasmuji dkk., berikut penjelasan mengenai unsur-unsur budaya bahasa sangat penting dalam kebudayaan manusia. Bahasa menjadi sarana komunikasi bagi manusia dalam berinteraksi kepada membangun tradisi budaya dan mewariskannya kepada generasi penerus, manusia sangat bergantung pada penggunaan unsur budaya universal, sistem pengetahuan berhubungan dengan sistem peralatan hidup dan teknologi. Setiap kebudayaan pasti memiliki pengetahuan tentang alam, tumbuh-tumbuhan, binatang, benda, dan manusia yang ada di dapat membuat alat-alat jika mengetahui dengan teliti ciri-ciri bahan mentah yang digunakan saat membuat alat-alat budaya merupakan sistem kekerabatan dan organisasi sosial. kehidupan berbagai kelompok masyarakat diatur oleh adat istiadat di dalam lingkungan. Kesatuan sosial yang paling dekat adalah keluarga inti dan kerabat dekat yang Sistem Peralatan Hidup dan TeknologiDalam mempertahankan hidup, manusia berusaha membuat peralatan atau benda-benda yang dapat menopang kehidupannya. Para antropolog memahami kebudayaan manusia berdasarkan pada unsur teknologi yang dipakai suatu masyarakat. Atau dalam hal ini merupakan suatu benda yang dijadikan sebagai peralatan hidup dengan bentuk dan teknologi yang masih bertani sebagai salah satu sistem mata pencarian. Foto mata pencarian merupakan sistem yang berisi cara suatu masyarakat mencukupi kebutuhan hidupnya. Pada zaman dahulu, sistem mata pencarian masyarakat tradisional antara lain berburu dan meramu, beternak, bercocok tanam di ladang, dan menangkap ikan. Jenis sistem mata pencarian tersebut tergolong lampau, sehingga banyak masyarakat yang beralih ke sistem mata pencarian religi adalah sistem kepercayaan manusia terhadap penciptanya. Sistem ini berguna untuk mengatur kehidupan manusia dengan Sang satu contohnya adalah melalui agama. Di Indonesia, terdapat berbagai macam agama, yaitu Islam, Hindu, Buddha, Konghucu, Kristen Protestan, dan budaya yang terakhir adalah kesenian. Unsur kesenian menjadi salah satu bagian dari kebudayaan yang memiliki keunikan dan keindahan di kesenian antara lain seni musik, seni rupa, seni teater, seni sastra, dan seni tari. Perwujudan seni yang ada di masyarakat merupakan cerminan dari kepribadian hidup masyarakat.
Budaya adalah cara kehidupan yang mencakup pengetahuan, sikap, pola perilaku, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat dan kebiasaan-kebiasaan yang dimiliki dan diwariskan oleh anggota suatu masyarakat tertentu sebagai bukti kejayaan hidup manusia untuk mengatasi berbagai rintangan dan kesukaran hidup guna mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang bersifat tertib dan budaya berasal dari bahasa Sansekerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi budi atau akal, yang artinya hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Dalam bahasa inggris budaya disebut dengan culture yang berasal dari bahasa latin, yaitu colere yang berarti mengolah atau mengerjakan. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, budaya adalah pikiran, akal budi, hasil, adat istiadat atau sesuatu yang sudah menjadi kebiasaan yang sukar diubah Gunawan, 2000.Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan dan karya seni. Budaya merupakan kumpulan pola-pola kehidupan yang dipelajari oleh sekelompok manusia tertentu dari generasi-generasi sebelumnya dan akan diteruskan kepada generasi yang akan definisi budaya dari beberapa sumber bukuMenurut Tasmuji dkk 2011, budaya adalah seluruh cara kehidupan dari masyarakat dan tidak hanya mengenai sebagian tata cara hidup saja yang dianggap lebih tinggi dan lebih diinginkan. Menurut Keesing 1989, budaya adalah keseluruhan dari pengetahuan, sikap dan pola perilaku yang memrupakan kebiasaan yang dimiliki dan diwariskan oleh anggota suatu masyarakat tertentu. Menurut Brisling 1990, budaya adalah cita-cita bersama secara luas, nilai, pembentukan dan penggunaan kategori, asumsi tentang kehidupan dan kegiatan. Menurut Soerjono 2009, budaya adalah kompleks yang mencakup pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat dan kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan oleh sekumpulan anggota masyarakat. Menurut Dewantara 1994, budaya adalah buah budi manusia adalah hasil perjuangan manusia terhadap dua pengaruh kuat, yakni zaman dan alam yang merupakan bukti kejayaan hidup manusia untuk mengatasi berbagai rintangan dan kesukaran di dalam hidup dan penghidupannya guna mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang pada lahirnya bersifat tertib dan dan Komponen Budaya Menurut Koentjaraningrat 2000, budaya terdiri dari tiga wujud, yaitu sebagai berikuta. Gagasan Gagasan merupakan wujud ideal kebudayaan yang berbentuk dari kumpulan ide-ide, nilai-nilai, norma-norma, peraturan, dan sebagainya yang sifatnya abstrak; tidak dapat diraba atau disentuh. Wujud kebudayaan ini terletak dalam kepala-kepala atau di alam pemikiran warga masyarakat. Jika masyarakat tersebut menyatakan gagasan mereka itu dalam bentuk tulisan, maka lokasi dari kebudayaan ideal itu berada dalam karangan dan buku-buku hasil karya para penulis warga masyarakat Aktivitas / tindakan Aktivitas adalah wujud kebudayaan sebagai suatu tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat itu. Wujud ini sering pula disebut dengan sistem sosial. Sistem sosial ini terdiri dari aktivitas-aktivitas manusia yang saling berinteraksi, mengadakan kontak, serta bergaul dengan manusia lainnya menurut pola-pola tertentu yang berdasarkan adat tata kelakuan. Sifatnya konkret, terjadi dalam kehidupan sehari-hari, dan dapat diamati dan Artefak / karya Artefak adalah wujud kebudayaan fisik yang berupa hasil dari aktivitas, perbuatan, dan karya semua manusia dalam masyarakat berupa benda-benda atau hal-hal yang dapat diraba, dilihat, dan didokumentasikan. Sifatnya paling konkret diantara ketiga wujud kebudayaan. Dalam kenyataan kehidupan bermasyarakat, antara wujud kebudayaan yang satu tidak bisa dipisahkan dari wujud kebudayaan yang lain. Sebagai contoh wujud kebudayaan ideal mengatur dan memberi arah kepada tindakan aktivitas dan karya artefak komponen budaya terdiri dari dua jenis, yaitu kebudayaan material dan kebudayaan non material, adapun penjelasannya adalah sebagai berikutKebudayaan material. Kebudayaan material mengacu pada semua ciptaan masyarakat yang nyata, konkret. Termasuk dalam kebudayaan material ini adalah temuan-temuan yang dihasilkan dari suatu penggalian arkeologi mangkuk tanah liat, perhiasan, senjata, dan seterusnya. Kebudayaan material juga mencakup barang-barang, seperti televisi, pesawat terbang, stadion olahraga, pakaian, gedung pencakar langit, dan mesin cuci. Kebudayaan nonmaterial. Kebudayaan nonmaterial adalah ciptaan-ciptaan abstrak yang diwariskan dari generasi ke generasi, misalnya berupa dongeng, cerita rakyat, dan lagu atau tarian Budaya Menurut Tasmuji dkk 2011, budaya terdiri dari beberapa unsur, yaitu sebagai berikuta. Sistem Bahasa Bahasa merupakan sarana bagi manusia untuk memenuhi kebutuhan sosialnya untuk berinteraksi atau berhubungan dengan sesamanya. Dalam ilmu antropologi, studi mengenai bahasa disebut dengan istilah antropologi linguistik. Kemampuan manusia dalam membangun tradisi budaya, menciptakan pemahaman tentang fenomena sosial yang diungkapkan secara simbolik, dan mewariskannya kepada generasi penerusnya sangat bergantung pada bahasa. Dengan demikian, bahasa menduduki porsi yang penting dalam analisa kebudayaan Sistem Pengetahuan Sistem pengetahuan dalam kultural universal berkaitan dengan sistem peralatan hidup dan teknologi karena sistem pengetahuan bersifat abstrak dan berwujud di dalam ide manusia. Sistem pengetahuan sangat luas batasannya karena mencakup pengetahuan manusia tentang berbagai unsur yang digunakan dalam kehidupannya. Banyak suku bangsa yang tidak dapat bertahan hidup apabila mereka tidak mengetahui dengan teliti pada musim-musim apa berbagai jenis ikan pindah ke hulu sungai. Selain itu, manusia tidak dapat membuat alat-alat apabila tidak mengetahui dengan teliti ciri ciri bahan mentah yang mereka pakai untuk membuat alat-alat tersebut. Tiap kebudayaan selalu mempunyai suatu himpunan pengetahuan tentang alam, tumbuh-tumbuhan, binatang, benda, dan manusia yang ada di Sistem Sosial Unsur budaya berupa sistem kekerabatan dan organisasi sosial merupakan usaha antropologi untuk memahami bagaimana manusia membentuk masyarakat melalui berbagai kelompok sosial. Tiap kelompok masyarakat kehidupannya diatur oleh adat istiadat dan aturan-aturan mengenai berbagai macam kesatuan di dalam lingkungan di mana dia hidup dan bergaul dari hari ke hari. Kesatuan sosial yang paling dekat dan dasar adalah kerabatnya, yaitu keluarga inti yang dekat dan kerabat yang lain. Selanjutnya, manusia akan digolongkan ke dalam tingkatan-tingkatan lokalitas geografis untuk membentuk organisasi sosial dalam Sistem Peralatan Hidup dan Teknologi Manusia selalu berusaha untuk mempertahankan hidupnya sehingga mereka akan selalu membuat peralatan atau benda-benda tersebut. Perhatian awal para antropolog dalam memahami kebudayaan manusia berdasarkan unsur teknologi yang dipakai suatu masyarakat berupa benda-benda yang dijadikan sebagai peralatan hidup dengan bentuk dan teknologi yang masih sederhana. Dengan demikian, bahasan tentang unsur kebudayaan yang termasuk dalam peralatan hidup dan teknologi merupakan bahasan kebudayaan Sistem Mata Pencaharian Hidup Mata pencaharian atau aktivitas ekonomi suatu masyarakat menjadi fokus kajian penting etnografi. Penelitian etnografi mengenai sistem mata pencaharian mengkaji bagaimana cara mata pencaharian suatu kelompok masyarakat atau sistem perekonomian mereka untuk mencukupi kebutuhan Sistem Religi Asal mula permasalahan fungsi religi dalam masyarakat adalah adanya pertanyaan mengapa manusia percaya kepada adanya suatu kekuatan gaib atau supranatural yang dianggap lebih tinggi daripada manusia dan mengapa manusia itu melakukan berbagai cara untuk berkomunikasi dan mencari hubungan-hubungan dengan kekuatan-kekuatan supranatural tersebut. Dalam usaha untuk memecahkan pertanyaan mendasar yang menjadi penyebab lahirnya asal mula religi tersebut, para ilmuwan sosial berasumsi bahwa religi suku-suku bangsa di luar Eropa adalah sisa dari bentuk-bentuk religi kuno yang dianut oleh seluruh umat manusia pada zaman dahulu ketika kebudayaan mereka masih Kesenian Perhatian ahli antropologi mengenai seni bermula dari penelitian etnografi mengenai aktivitas kesenian suatu masyarakat tradisional. Deskripsi yang dikumpulkan dalam penelitian tersebut berisi mengenai benda-benda atau artefak yang memuat unsur seni, seperti patung, ukiran, dan hiasan. Penulisan etnografi awal tentang unsur seni pada kebudayaan manusia lebih mengarah pada teknik-teknik dan proses pembuatan benda seni tersebut. Selain itu, deskripsi etnografi awal tersebut juga meneliti perkembangan seni musik, seni tari, dan seni drama dalam suatu Budaya Suatu sistem budaya yang terbentuk dari unit sosial apapun selalu berubah seiring dengan berjalannya waktu. Eksistensinya tidak dalam suatu keadaan yang vakum. Setiap kali seseorang berhubungan dengan orang lain, maka ia membawa serta kebudayaan atau subbudaya dari kelompoknya sebagai latar belakang. Apabila sebagai individu ia berubah, maka perubahan itu sedikit banyak akan berdampak pada kebudayaan kelompoknya. Dalam hal ini ia bertindak sebagai pembaharu kebudayaan. Perubahan dapat berlangsung secara wajar, alami, revolusioner maupun Santrock 1998, terdapat lima jenis perubahan budaya yaitu sebagai berikuta. Asimilasi assimilation Asimiliasi terjadi ketika individu melepaskan identitas kulturnya dan menuju pada masyarakat yang lebih besar. Kelompok yang tidak dominan mungkin akan terserap kedalam arus budaya yang lebih mantap, atau mungkin banyak kelompok yang akan menyatu dan membentuk masyarakat baru melting spot. Individu seringkali menderita karena perasaan terasing dan terisolasi sampai mereka diterima dan merasa benar-benar melebur di dalam budaya yang Akulturasi acculturations Akulturasi adalah perubahan budaya akibat dari hubungan langsung dan terus menerus antara dua kelompok budaya. Berlawanan dengan asimilasi yang menekankan bahwa orang pada akhirnya akan menjadi anggota penuh kelompok budaya mayoritas dan kehilangan identifikasi dengan budaya asalnya, model akulturasi menekankan bahwa orang akan menjadi partisipan yang kompeten dalam budaya mayoritas dan pada saat bersamaan tetap diidentifikasi sebagai anggota budaya Alternasi alternation Alternasi adalah perubahan budaya dengan mengetahui dan memahami dua kultur berbeda. Disini individu dapat mengubah tingkah laku mereka untuk menyesuaikan diri pada sebuah konteks sosial tertentu. Berbeda dengan asimilasi dan akulturasi, alternasi lebih mempertahankan hubungan positif dengan kedua Multikulturalisme multicultural Multikulturalisme mengajukan pendekatan pluralistik untuk memahami dua budaya atau lebih. Orang dapat mempertahankan identitas mereka yang menonjol dan pada saat bersamaan bekerjasama dengan orang lain dengan budaya yang berbeda untuk mencapai kebutuhan nasional bersama. Sebuah masyarakat yang multikultural akan mendorong semua kelompok untuk Mempertahankan dan/atau mengembangkan identitas kelompok mereka. Mengembangkan penerimaan dan toleransi terhadap kelompok lain. Terlibat dalam hubungan dan kegiatan berbagi antar kelompok. Mempelajari bahasa satu sama Fusi fusion Fusi adalah merefleksikan asumsi yang melatarbelakangi melting pot yang mengimplikasikan bahwa budaya-budaya yang berbatasan, baik secara ekonomi, politik, atau geografis akan melebur bersama sampai tidak bisa dibedakan dan membentuk sebuah kultur baru dan tidak ada superioritas budaya. Semua orang di semua budaya memiliki kecenderungan untuk Mempercayai bahwa apa yang terjadi di budayanya adalah natural dan benar dan bahwa apa yang terjadi di budaya lain adalah tidak natural dan tidak benar. Mempersepsikan bahwa adat istiadat budayanya adalah valid secara universal; yaitu bahwa apa yang baik untuk siapapun. Berperilaku memihak pada kelompok budaya mereka. Merasa bangga pada kelompok budaya mereka. Memusuhi kelompok budaya PustakaGunawan, Ary H. 2000. Sosiologi Pendidikan Suatu Analisis Sosiologi tentang Pelbagai Problem Pendidikan. Jakarta Rineka Dkk, 2011. Ilmu Alamiah Dasar, Ilmu Sosial Dasar, Ilmu Budaya Dasar. Surabaya IAIN Sunan Ampel Roger M. 1989. Antropologi Budaya, Suatu Prespektif Kontemporer. Jakarta Richard. 1990. Translation, Application and Research. New York Oxpord University Soekanto. 2009. Sosiologi suatu Pengantar. Jakarta Rajawali Ki Hajar. 1994. Kebudayaan. Yogyakarta Majelis Luhur Persatuan 2000. Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta Rineka 1998. Adolescence. New York McGraw-Hill Companies.